Dosen Internasional Dihadirkan untuk Tingkatkan Kualitas Akademik Ma’had Aly PPFF Semarang

Syekh Dr. Ammar Azmi , dosen internasional yang dihadirkan PPFF Semarang tersebut, adalah  mantan Penasehat Presiden Palestina Urusan Haji & Umroh.

PPFF Semarang menyelenggarakan kuliah penguatan materi inti Tārīkh wal-Hadloroh (Sejarah dan Peradaban), dalam konsentresi Dakwah dan Politik Islam dengan menghadirkan dosen kelas Internasional Syekh Dr. Ammar Azmi,

Materi yang disampaikan mengangkat tema Tārīkh wal-Hadloroh (Sejarah dan Peradaban), dengan fokus pembahasan yang cukup berat, khususnya pada aspek Dakwah dan Politik Islam (al-Da’wah was-Siyāsah al-Islāmiyyah).

Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa Ma’had Aly Fadhlul Fadhlan sebagai bagian dari ikhtiar akademik dibuat oleh Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang Dr. KH. Fadlolan Musyaffa, Lc., MA.
Dalam pemaparannya, Syekh Dr. Ammar menegaskan bahwa sejarah kerap mengalami distorsi dan dibumbui narasi konspiratif yang tidak sehat. Salah satu contohnya adalah anggapan umum bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 atau 8 M. Menurut beliau, jejak Islam di Nusantara telah ada sejak masa kekhalifahan Utsman bin ‘Affan dan Ali bin Abi Thalib. Oleh karena itu, mempelajari sejarah secara kritis menjadi sangat penting.

Beliau menjelaskan bahwa sejarah tidak hanya membahas masa lalu, tetapi juga membantu memahami realitas masa lalu, kini dan arah perkembangan peradaban yang akan datang.

Sejarah berperan dalam membentuk pola pikir kritis, menjaga identitas, serta mencegah pengulangan kesalahan yang sama di masa depan.

Kegiatan muhadlarah ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara para mahasiswa Ma’had Aly Fadhlul Fadhlan dengan Syekh Dr. Ammar, membahas berbagai persoalan seputar sejarah dan pembangunan peradaban.

Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa Ma’had Aly Fadhlul Fadhlan diharapkan semakin menyadari pentingnya sejarah sebagai bekal intelektual dan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman serta berkontribusi dalam pembangunan peradaban Islam di negeri tercinta dalam bingkai NKRI.

Verified by MonsterInsights