BahteraBerita.com – Samsung kembali membuat gebrakan di dunia teknologi dengan memperkenalkan Galaxy Z Tri-Fold, ponsel lipat tiga pertama mereka. Berbeda dengan Z Fold atau Z Flip, perangkat ini mengusung mekanisme lipat tiga dengan dua engsel, memungkinkan transformasi dari smartphone ke tablet dalam satu gerakan:
Layar cover 6,5 inci untuk penggunaan harian
Lipatan pertama membuka tablet ringkas
Lipatan penuh menghasilkan layar utama 10 inci untuk multitasking dan produktivitas
Desain “G-fold” milik Samsung melipat semua layar ke dalam, berbeda dari Huawei Mate XT yang melipat ke luar, sehingga layar lebih terlindungi dan tahan lama.
Produksi Terbatas, Harga Premium
Samsung hanya memproduksi 20.000–30.000 unit pada peluncuran awal, dengan harga sekitar Rp38 juta (USD 2.500). Produksi terbatas karena:
Kompleksitas Teknis Tinggi – Dua engsel presisi, lapisan fleksibel ganda, dan sistem pendingin khusus
Biaya Produksi Mahal – Komponen premium seperti layar ultra-fleksibel dan sensor khusus
Pasar Belum Siap – Foldable tiga lipat masih niche, permintaan harus diuji
Strategi soft launch ini menciptakan hype eksklusif, mengurangi risiko finansial, dan mengumpulkan feedback pengguna awal, mirip strategi Apple dan Google pada peluncuran pertama produk mereka.
Ketersediaan Terbatas di 5 Negara
Galaxy Tri-Fold hanya akan dijual di Korea Selatan, Tiongkok, Singapura, Taiwan, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pemilihan negara didasarkan pada:
Pendapatan per kapita tinggi
Adopsi teknologi cepat
Baca Juga: Poco F8 Pro Tanpa Charger, Rebrand dari Redmi K90? Ini Fakta dan Bocorannya!
Infrastruktur layanan Samsung yang matang
Peluncuran resmi diperkirakan Desember 2025.
Dibanding Huawei Mate XT
Huawei Mate XT Ultimate Design diluncurkan lebih dulu pada 2024, tapi hanya tersedia di Tiongkok dan tidak mendukung layanan Google. Samsung menawarkan:
Ekosistem Android lengkap dengan Google Mobile Services
Jaringan global dan layanan purna jual internasional
Desain lipatan lebih aman dan tahan lama
Galaxy Tri-Fold bisa lebih matang secara teknis dan komersial meski hadir belakangan.
Masa Depan Smartphone Lipat
Galaxy Tri-Fold bukan sekadar produk, melainkan eksperimen strategis Samsung. Jika sukses, Samsung bisa:
Meluncurkan versi Tri-Fold lebih terjangkau pada 2027–2028
Mengadopsi teknologi engsel ganda ke lini produk lain
Baca Juga: PLN Mobile Bikin Heboh! Kini Beli Motor Listrik Bisa dari Genggaman, Langsung Dapat Diskon Rp7 Juta!
Memperkuat dominasi segmen foldable premium (>70% pasar global)
Namun jika gagal, skala produksi terbatas meminimalkan risiko kerugian.
Galaxy Z Tri-Fold menunjukkan inovasi cerdas Samsung: pertama di dunia, eksklusif, dan siap mencuri perhatian pasar premium. Perangkat ini bukan untuk semua orang, tapi bagi yang ingin menggenggam masa depan teknologi lipat, Galaxy Tri-Fold adalah langkah awal yang menjanjikan.

