BahteraBerita.com – Apple kembali menggebrak industri teknologi dengan memperkenalkan Apple M5, chip generasi terbaru yang membawa lompatan besar dalam performa AI, efisiensi, dan grafis. Ditenagai teknologi fabrikasi 3 nanometer generasi ketiga, M5 kini menghadirkan GPU 10-core generasi baru dengan Neural Accelerator di tiap core-nya, memberikan peningkatan lebih dari 4x performa komputasi GPU untuk AI dibandingkan M4.
Chip ini juga membawa CPU tercepat di dunia, Neural Engine 16-core yang lebih cepat, serta bandwidth memori hingga 153GB/s — menjadikannya chip Apple Silicon paling canggih hingga saat ini.
“M5 mengawali lompatan besar berikutnya dalam performa AI untuk Apple silicon,” ujar Johny Srouji, Senior Vice President of Hardware Technologies Apple. “Dengan Neural Accelerators di GPU, M5 menghadirkan dorongan besar untuk beban kerja AI dan grafis di perangkat Apple.”
GPU Generasi Baru: Tiap Core Kini Ditenagai Kecerdasan Buatan
Inovasi terbesar Apple di M5 terletak pada arsitektur GPU generasi berikutnya.
Setiap core GPU kini dilengkapi Neural Accelerator khusus, menjadikannya AI-ready di level paling fundamental.
4x performa AI lebih tinggi dibandingkan M4.
6x lebih cepat dari M1 dalam komputasi AI.
Performa grafis meningkat hingga 45% dibandingkan M4.
GPU baru ini juga membawa ray tracing generasi ketiga dan dynamic caching generasi kedua, menghadirkan peningkatan besar untuk visual 3D, rendering kreatif, dan gaming profesional.
Dengan teknologi ini, Apple Vision Pro kini merender hingga 10% lebih banyak piksel dan mendukung refresh rate 120 Hz, menghasilkan visual yang lebih tajam dan imersif.
CPU dan Neural Engine Tercepat di Dunia
M5 menggunakan konfigurasi CPU 10-core, terdiri atas empat core performa dan enam core efisiensi tinggi, dengan peningkatan 15% performa multithread dibandingkan M4.
Sementara itu, Neural Engine 16-core yang ditingkatkan kini bekerja berdampingan dengan Neural Accelerators di GPU dan CPU, menciptakan ekosistem AI yang benar-benar terintegrasi.
Fitur AI di Apple Vision Pro, seperti mengubah foto 2D menjadi adegan 3D spasial atau pembuatan Persona digital, kini berjalan lebih cepat dan lebih hemat daya.
Tak hanya itu, fitur Apple Intelligence seperti Image Playground, text summarization, dan Smart Contextual Assist di perangkat M5 kini berjalan lebih responsif dan efisien.
Peningkatan Memori: Siap Jalankan Model AI Besar Secara Lokal
Apple M5 menawarkan bandwidth memori hingga 153 GB/s, meningkat hampir 30% dari M4 dan dua kali lipat dari M1.
Arsitektur memori terintegrasi ini memungkinkan CPU, GPU, dan Neural Engine berbagi sumber daya dengan lebih efisien.
Dengan kapasitas hingga 32 GB unified memory, perangkat berbasis M5 — seperti MacBook Pro 14 inci, iPad Pro, dan Vision Pro — mampu menjalankan model AI besar secara lokal, tanpa perlu bergantung pada cloud.
Pengguna dapat menjalankan aplikasi berat seperti Final Cut Pro, Blender, atau Adobe Photoshop bersamaan dengan model AI tanpa kehilangan performa.
Efisiensi Energi dan Lingkungan: Tetap Bertenaga, Tetap Ramah Bumi
Meski lebih bertenaga, M5 tetap mempertahankan efisiensi energi terbaik di industri.
Apple menyebut chip ini berperan penting dalam mendukung target “Apple 2030”, yaitu mencapai netral karbon di seluruh rantai pasokan global sebelum akhir dekade.
Performa tinggi dengan konsumsi daya rendah ini memastikan masa pakai baterai MacBook Pro dan iPad Pro tetap panjang, sambil membantu Apple mengurangi jejak karbon produksinya.
Baca Juga: HP Mahal Meledak di 2025! Bukan iPhone atau Samsung, Tapi Merek Ini yang Kuasai Pasar Premium Dunia
M5, Awal Era Baru AI di Apple Silicon
Dengan Neural Accelerators di GPU, CPU tercepat, Neural Engine 16-core, dan bandwidth memori super cepat, Apple M5 bukan sekadar upgrade — tapi sebuah lompatan besar dalam arsitektur komputasi AI.
Chip ini bukan hanya akan memperkuat performa perangkat Apple seperti MacBook Pro, iPad Pro, dan Vision Pro, tapi juga menandai era baru di mana AI menjadi pusat desain setiap chip Apple Silicon.
M5 adalah bukti nyata: masa depan Apple bukan sekadar chip yang cepat — tapi chip yang cerdas.


