Kemenag Kota Semarang Sosialisasikan KMA 1503/2025 dan Diseminasi PM–KBC di PPFF

SEMARANG (BahteraBerita.com) – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 serta Diseminasi Program Madrasah – Kurikulum Berbasis Cinta (PM–KBC) bagi para asatidz dan asatidzah Madrasah Al-Musyaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF), Rabu (10/12), di lingkungan PPFF Semarang.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kebijakan kurikulum baru yang akan menjadi acuan pembelajaran dan mulai diterapkan pada semester mendatang di seluruh unit pendidikan di bawah naungan PPFF.

Dalam pemaparan materi, para asatidz dan asatidzah mendapat penegasan bahwa esensi Kurikulum Berbasis Cinta (PM–KBC) sejatinya telah lama dipraktikkan di Madrasah Al-Musyaffa’ PPFF melalui kurikulum internal yang dirancang oleh Pendiri dan Pengasuh PPFF, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA.

Salah satu bentuk penerapannya tampak dalam kebiasaan guru saat memasuki kelas dengan salam, sikap ramah, dan nasihat penuh kasih sayang kepada para santri. Guru mengawali pembelajaran dengan sentuhan karakter pesantren selama tiga hingga lima menit sebelum menyampaikan materi inti pelajaran.

Metode tersebut telah dijalankan selama kurang lebih lima tahun sejak berdirinya Madrasah Al-Musyaffa’ dan kini semakin dikuatkan melalui kebijakan resmi PM–KBC dari Kementerian Agama.

Dalam kegiatan ini, Kemenag Kota Semarang diwakili oleh H. Asikin, S.Ag., M.Si., Hj. Mafruhatun, S.Ag., M.Pd., dan Hj. Siti Nur Azizah, M.Pd. Mereka menegaskan bahwa PM–KBC menekankan penguatan nilai cinta kepada agama, sesama, dan bangsa melalui pembelajaran yang terintegrasi.

Melalui sosialisasi ini, PPFF menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan pesantren agar tetap selaras dengan kebijakan nasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan sebagai fondasi utama pembentukan karakter santri.***

Verified by MonsterInsights