​Teguhkan Semangat Keulamaan dan Nasionalisme, Santri PPFF Nobar Film “Sang Kiai” Menjelang Hari Santri Nasional

Ustadz Tasir
2 Min Read
​Teguhkan Semangat Keulamaan dan Nasionalisme, Santri PPFF Nobar Film “Sang Kiai” Menjelang Hari Santri Nasional

​Dalam rangka menanamkan nilai keulamaan, kebangsaan, dan semangat perjuangan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film “Sang Kiai” pada Senin malam (19/10/2026) di halaman Masjid Raudhatul Jannah.

​​Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diinisiasi oleh Pendiri dan Pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A. Beliau menekankan bahwa pembentukan karakter santri salaf yang berwawasan global tak boleh lepas dari akar sejarah bangsa. Oleh karena itu, edisi nobar film sejarah seperti Sang Kiai dan G30S/PKI dimaksudkan secara khusus agar santri memahami perjuangan dan doa para Kyai dalam membela NKRI.

​Film “Sang Kiai” sendiri mengisahkan teladan kepahlawanan Pendiri Nahdlatul Ulama’, Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari, yang memprakarsai pembentukan Laskar Hizbullah guna membentengi NKRI. Peringatan Hari Santri Nasional pun berakar dari peristiwa bersejarah ketika KH. Hasyim Asy’ari memimpin rapat konsul-konsul NU se-Jawa dan Madura pada 21–22 Oktober 1945 di Bubutan, Surabaya. Pertemuan tersebut melahirkan fatwa monumental Resolusi Jihad, yang menegaskan hukum fardhu ‘ain bagi setiap mukallaf untuk membela tanah air.

​Teguhkan Semangat Keulamaan dan Nasionalisme, Santri PPFF Nobar Film “Sang Kiai” Menjelang Hari Santri Nasional

​Melalui arahan dan keteladanan DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., agenda nobar ini diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan sarana meningkatkan rasa cinta tanah air (hubbul wathan) dan memperkokoh jiwa nasionalisme para santri.

​Semoga dengan diselenggarakannya agenda ini, para santri PPFF Semarang semakin giat belajar dan mengaji, meneladani akhlak serta kegigihan para ulama, serta siap melanjutkan estafet perjuangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Allahumma Aamiin.
(Santri PPFF-Laili***)

Share This Article
Verified by MonsterInsights