Kolaborasi Strategis PPFF–BI Kian Kuat, Deputi BI Tinjau Kemandirian Ekonomi Pesantren

Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang menerima kunjungan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti

 

Semarang — Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang menerima kunjungan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, pada hari ini dalam rangka meninjau langsung program kemandirian ekonomi pesantren.

 

Kunjungan diawali dengan silaturahmi di ndalem bersama Pendiri dan Pengasuh PPFF DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang dialog indah mengenai pengembangan ekonomi pesantren.

 

rombongan melanjutkan peninjauan ke unit usaha depot air isi ulang yang rencananya akan dijadikan program air minum dalam kemasan (AMDK)

 

Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke unit usaha depot air isi ulang yang rencananya akan dijadikan program air minum dalam kemasan (AMDK) di lokasi ini, Deputi Gubernur Senior BI melihat langsung proses pengelolaan air minum dari sumur artetis kedalam mesin air isi ulang yang secara laboraturium kesehatan dinyatakan air sehat. Ini termasuk dari salah satu usaha yang menjadi pilar kemandirian ekonomi pesantren.

 

Peninjauan area greenhouse yang aktif ditanami berbagai jenis tanaman

 

Agenda berikutnya peninjauan area greenhouse yang aktif ditanami berbagai jenis tanaman: cabe rawit, terong ungu, bawang merah, sawi sendok, bayam. Kyai Fadlolan, mengajari santri berinovasi dalam kemandirian pangandengan cara menanam berbagai kebutuhan hidup bermasyarakat.
Program ini tidak hanya mendukung sektor pertanian produktif, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran teori sekaligus praktik bagi para santri dan dewan asatidz.

 

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke lokasi pembangunan empat greenhouse baru sebagai langkah penguatan dan pengembangan program yang telah ada.

 

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke lokasi pembangunan empat greenhouse baru sebagai langkah penguatan dan pengembangan program yang telah ada. Sekitar dua hektar tanah dibuat lahan perkebunan sayur mayur, buah buahan, peternakan kambing, berbagai jenis unggas: ayam, bebek, mentok, angsa, burung dara; dan perikanan dari berbagai jenis ikan: patin, lele, nila.

 

Sepanjang kegiatan, Kyai Fadlolan mendampingi rombongan Deputi Gubernur Senior BI. Kunjungan ini semakin menegaskan kuatnya kolaborasi antara PPFF dan Bank Indonesia dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Dalam bincang santai denga Deputi ini, Kyai Fadlolan memberikan info segar, bahwa beliau sedang proses ijop pendirian SMK Agribisnis agroteknologi yang konsentrasi programnya pertanian, peternakan dan perikanan dari hulu sampai hilir. Semuai itu sudah disiapkan dua hektar laboratorium sebagai praktikum para santri pelajar SMK Agrinisnis Al-Musyaffa’ PPFF Semarang.

 

Kyai Fadlolan mendampingi rombongan Deputi Gubernur Senior BI. Kunjungan ini semakin menegaskan kuatnya kolaborasi antara PPFF dan Bank Indonesia dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

 

SMK Agribisnis agroteknologi ini merupakan jenjang pendidikan menengah kejuruan yang fokus pada pertanian modern, mencakup budidaya tanaman, peternakan, perikanan, kehutanan, dan pengolahan hasil tani. Siswa mempelajari manajemen bisnis tani (agribisnis) serta inovasi teknologi produksi (agroteknologi) untuk mencetak tenaga ahli yang siap kerja atau berwirausaha di sektor pangan.

 

Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan bahwa PPFF telah berhasil membangun sistem kemandirian ekonomi yang berjalan nyata, produktif, dan terintegrasi dengan pendidikan, serta memberikan manfaat luas bagi pesantren dan masyarakat sekitar.

Verified by MonsterInsights