PPFF Hadirkan Pakar Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Qiraat Al-Azhar Mesir Syaikh Nabil Muhammad Al-Husaini

Ustadz Tasir
3 Min Read
Kunjungan Syeikh Nabil Muhammad Al Husaini dari Cairo, Mesir di PPFF Semarang, sekaligus pemberian Ijazah Kitab Hidayatus Shibyan dan Tuhfatul Athfal

SEMARANG- Perkuat Tradisi Sanad, Pakar Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Qiraat Al-Azhar Mesir Syaikh Nabil Muhammad Al-Husaini, yang juga pemegang sanad Qiraat ‘Asyrah Sughra dan Kubra, berikan muhadloroh dan sanad kepada santri Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang pada Jumat (16/10/2026).

Syaikh Nabil diundang oleh pendiri sekaligus pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., untuk memberikan motivasi kepada santri yang sedang menjalani program tahfidh selama 6 (enam bulan).
Sebelum acara Studium General diawali makan malam bersama di ndalem pengasuh, dilanjutkan berziarah ke makam almarhumah asy-Syahidah Ning Arina Sabiela Fadlolan.

Dalam mau‘idhah yang diterjemahkan oleh Ustadz Nur Hidayat, Syaikh Nabil menekankan keutamaan menghafal Al-Qur’an yang kemuliaannya tidak hanya diberikan kepada para penghafal, tetapi juga kepada kedua orang tuanya. Syekh Nabil juga turut mengapresiasi kurikulum PPFF yang dirancang oleh Kyai Fadlolan dengan kajian kitab-kitab turats sebagai fondasi utama pendidikan pesantren salaf. Pembelajaran bilingual bahasa Arab dan Inggris serta program tahfidh 30 juz dalam enam bulan menjadi nilai tambah yang membekali santri untuk melanjutkan studi, termasuk ke Universitas Al-Azhar, Mesir.

Momen istimewa berlangsung sebelum pemberian ijazah, ketika para santri dan tamu undangan melantunkan nadham Hidayatus Shibyan dan Tuhfatul Athfal secara bersama-sama, dipimpin salah seorang santri PPFF. Syaikh Nabil kemudian memberikan ijazah kedua kitab tersebut kepada para santri dan tamu undangan. Pemberian ijazah ini menjadi bagian dari tradisi keilmuan Islam dalam menjaga kesinambungan sanad dan meneruskan warisan ilmu para ulama dari generasi ke generasi.

Muhadlarah ‘Amah ditutup dengan doa yang dipimpin Syaikh Eid Kamil Barakat, utusan Universitas Al-Azhar Mesir untuk Indonesia yang bertugas di PPFF Semarang. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di ndalem pengasuh, tempat Syaikh Nabil dan rombongan bermalam. Kehadiran ulama Al-Azhar ini menjadi kesempatan berharga bagi keluarga besar PPFF untuk menimba ilmu dan mempererat hubungan keilmuan. Melalui muhadlarah ini, para santri diharapkan semakin mantap mendalami ilmu agama, menjaga tradisi sanad, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan hingga ke Universitas Al-Azhar, Mesir. (Ummi Tamami, Santri PPFF Semarang)***

Share This Article
Verified by MonsterInsights