Bahteraberita.com –

Semarang – Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang terus menumbuhkan kecintaan santri kepada Rasulullah SAW melalui amaliah pembacaan maulid. Maulid Burdan dan Diba’ menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap malam Senin dan telah ditetapkan oleh pendiri dan pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A. sebagai kegiatan wajib bagi seluruh santri. Melalui pembacaan kitab-kitab Maulidurrosul, seperti Burdah, Al-Barzanji, dan Diba’iy, para santri diajak untuk semakin mengenal, mencintai, serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Setelah rangkaian pembukaan Maulidurrosul SAW dan pembacaan Maulid Burdah dan Diba’ selama 12 hari, PPFF menggelar puncak Maulidurrosul 1448 H pada Senin malam, 24 Agustus 2026, bertempat di Masjid Raudhatul Jannah PPFF. Acara yang dilaksanakan setelah salat Isya ini dihadiri oleh ratusan jamaah dan muhibbin PPFF. Salat Isya diimami oleh Syaikh Ammar Azmi Arrafaty al-Jailany, kemudian rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Burdah bersama grup rebana El-Fadhlan PPFF yang akan dibuka langsung oleh Kyai Fadlolan.
Dalam mauidhoh hasanahnya, Kyai Fadlolan menyampaikan pentingnya mencintai Rasulullah SAW dan menjadikan beliau sebagai teladan dalam kehidupan. Beliau mengajak para santri dan seluruh jamaah untuk senantiasa khusyuk serta tawaduk dalam bershalawat sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya diungkapkan melalui lisan, tetapi juga harus diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan meneladani akhlak beliau, dengan harapan memperoleh syafaat Rasulullah SAW dan dikumpulkan bersama beliau di akhirat kelak.
Usai rangkaian acara, para tamu dipersilakan menikmati hidangan bersama di Ndalem Kyai Fadlolan, sementara para santri melanjutkan kegiatan dengan bershalawat yang diakhiri dengan bancaan bersama. Puncak Maulidurrosul 1448 H ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneguhkan tekad seluruh santri agar semakin dekat dengan ajaran beliau.


