Tingkatkan Bilingual Asatidz PPFF Hadirkan Pakar Internasional Bahasa Arab dan Inggris Dari Mesir Dan United Kingdom

Ustadz Tasir
3 Min Read
PPFF Semarang menggelar Upgrading Bahasa Arab bersama Syeikh Eid Kamel Barakat dari Al-Azhar Mesir

Semarang – Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF), Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang, terus memperkuat kualitas sumber daya pendidiknya melalui rangkaian Upgrading Language Skill bagi seluruh asatidz. Program ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidangnya, yakni Syeikh Eid Kamel Barakat Abdou, Mab’uts (utusan resmi) Al-Azhar Mesir yang ditugaskan di PPFF periode 2025–2028, sekaligus Imam Masjid Al-Azhar dan pakar Qiraat Asyrah, yang memimpin Upgrading Bahasa Arab pada 10 Juni 2026, serta Mr. Greg Hanol, native speaker asal UK yang berpengalaman sebagai guru Cambridge dan IGCSE, teacher trainer, serta mahasiswa Master of Education in Advanced Teaching, yang memimpin Upgrading Bahasa Inggris Dewan Asatidz pada 25 Juli 2026.

 

Upgrading Bahasa Arab bersama Syeikh Eid berfokus pada penguatan kemampuan berbahasa Arab secara aktif sebagai bahasa ilmu dan komunikasi. Dengan pendekatan yang komunikatif dan aplikatif, para asatidz didorong untuk membiasakan penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas pembelajaran maupun keseharian di lingkungan pesantren. Sementara itu, pada Upgrading Bahasa Inggris, Mr. Greg yang didampingi Ms. Vivi mengajak peserta yang terdiri dari seluruh Dewan Asatidz PPFF membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi melalui berbagai aktivitas interaktif, seperti permainan, diskusi, dan praktik percakapan, sehingga proses belajar berlangsung hidup, menyenangkan, dan efektif.

 

Upgrading Bahasa Arab bersama Syeikh Eid berfokus pada penguatan kemampuan berbahasa Arab secara aktif sebagai bahasa ilmu dan komunikasi

Antusiasme para asatidz tampak sepanjang rangkaian kegiatan. Suasana pelatihan yang interaktif mendorong seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi tanpa rasa canggung. Baik dalam sesi Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris, peserta tidak hanya memperoleh penguatan materi kebahasaan, tetapi juga membangun pola pikir bahwa penguasaan bahasa asing lahir dari keberanian untuk terus berlatih, berkomunikasi, dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya belajar sehari-hari.

 

Hal ini merupakan bentuk komitmen Pendiri dan Pengasuh PPFF Dr. KH Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA dalam memperkuat program bilingual Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai salah satu dari tiga program unggulan pesantren, berdampingan dengan program tahfidh Al-Qur’an 30 juz dalam enam bulan dan pendalaman kitab kuning. Melalui peningkatan kompetensi bahasa asing asatidz yang dibimbing langsung oleh pakar internasional dari Al-Azhar Mesir dan UK, PPFF berharap budaya bilingual semakin mengakar di lingkungan pesantren sehingga para pendidik mampu menjadi teladan dalam membangun generasi santri yang unggul, berwawasan global, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Share This Article
Verified by MonsterInsights