Pembukaan MATAMUDA RA Al-Hidayah dan MI Al-Musyaffa’ PPFF Tanamkan Semangat Belajar dan Karakter Islami Sejak Hari Pertama

Ustadz Tasir
5 Min Read
PPFF Semarang resmi membuka MATAMUDA RA Al-Hidayah dan MI Al-Musyaffa’ 2026. Diawali sowan kepada KH. Fadlolan Musyaffa’, kegiatan ini menanamkan semangat belajar, akhlak, dan karakter Islami sejak dini.

 

SEMARANG – Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang mengawali rangkaian MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) bagi peserta didik baru RA Al-Hidayah dan MI Al-Musyaffa’ dengan kegiatan sowan seluruh murid beserta wali murid ke ndalem Pengasuh PPFF, DR.KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA pada Ahad (12/7/2026).

 

Sowan menjadi tradisi yang sarat makna sebagai bentuk penghormatan kepada guru sekaligus memohon doa restu agar para murid memperoleh keberkahan selama menempuh pendidikan. Di hadapan para wali murid, Kyai Fadlolan menekankan pentingnya memberikan pondasi pendidikan yang tepat sejak usia dini.

 

_”Pendidikan yang paling penting bagi anak kecil itu pendidikan agama, yaitu ilmu Tauhid, Ibadah, Akhlaq dan Adab, lalu dicarikan tempat pendidikan yang aman kurikulumnya, gurunya, tempat belajarnya: Aman akhidah dari kyai yang memiliki sanat keilmuan yang sahih, dan aman tempat belajarnya”_ dawuh Kyai Fadlolan.

 

Menurut beliau, pendidikan agama merupakan bekal utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, orang tua perlu memilih guru yang benar, lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif agar tumbuh kembang anak berjalan seiring dengan pembinaan keimanan dan akhlak.

 

Senin (13/7/2026), MATAMUDA resmi dibuka di Aula Ma’had Aly PPFF

 

Senin (13/7/2026), MATAMUDA resmi dibuka di Aula Ma’had Aly PPFF. Acara diawali dengan nuansa religius melalui penampilan rebana, kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian pembukaan yang berlangsung khidmat dan meriah. Pembukaan MATAMUDA secara resmi dibuka oleh Kepala MI Al-Musyaffa’, Ustadz Masdar Hilmy, S.Pd, M.Pd sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan pengenalan madrasah bagi peserta didik baru.

 

Dalam sambutannya, Kepala RA Al-Hidayah, Miss Nihayatul Umniya, S.Sos mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga.

_”Anak dan orang tua harus saling nyambung. Anak mau ditinggal orang tua untuk belajar, orang tua harus merelakan anaknya belajar,”_ pesannya di hadapan para wali murid.

 

Ia berharap terjalin sinergi yang baik antara pihak madrasah dan orang tua agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal, sehingga anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan mencintai ilmu.

 

Para siswa menampilkan beragam pertunjukan yang mencerminkan kreativitas dan hasil pembelajaran di madrasah, mulai dari seni islami hingga penampilan bilingual

 

Sebagai bentuk penyambutan kepada peserta didik baru, para siswa menampilkan beragam pertunjukan yang mencerminkan kreativitas dan hasil pembelajaran di madrasah, mulai dari seni islami hingga penampilan bilingual. Antusiasme peserta didik baru dan para orang tua tampak begitu tinggi menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan sebagai motivasi sekaligus gambaran kegiatan yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di RA Al-Hidayah dan MI Al-Musyaffa’.

 

Doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.

Menjelang berakhirnya acara pembukaan, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian MATAMUDA diberikan kelancaran dan keberkahan. Selain itu, diharapkan seluruh peserta didik baru memperoleh kemudahan dalam menuntut ilmu, tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta memiliki akhlakul karimah.

 

Rangkaian MATAMUDA akan terus berlanjut hingga Rabu (15/7/2026). Selama tiga hari, peserta didik baru akan mengikuti berbagai kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, permainan edukatif, olahraga, dan outbound yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan akhlakul karimah.

 

Melalui MATAMUDA, PPFF kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan pembinaan ilmu, akhlak, serta karakter sejak usia dini. Dengan dukungan orang tua, guru, dan lingkungan pesantren yang kondusif, diharapkan para peserta didik baru dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.
Allahumma Amin 🤲

Share This Article
Verified by MonsterInsights